Close Menu
Rakyat BersatuRakyat Bersatu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perawatan Kecantikan Datang ke Rumah, 22 Peserta Bekasi Ikut Home Visit Aetozee

    Maret 18, 2026

    Promo Lebaran Glowing di Aetozee Aesthetic, Perawatan Kulit Harga Spesial

    Maret 6, 2026

    Lawang Pitu dan Areng Arkad, Duo Kreatif di Balik ‘Anugerah Harmoni’

    Februari 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rakyat BersatuRakyat Bersatu
    Subscribe
    • Beranda
    • Tulis Berita
    Rakyat BersatuRakyat Bersatu
    Home»TERKINI»Menulis Itu Mudah Saat Overthinking Dilepas
    TERKINI

    Menulis Itu Mudah Saat Overthinking Dilepas

    rakyatBy rakyatNovember 19, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    WhatsApp Image 2025 11 19 at 13.11.22
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Tadi malam, saya kembali diundang oleh TanyaMentor untuk live Instagram—kedua kalinya mereka mengajak saya secara khusus membahas tentang buku.

    Setiap kali bicara tentang menulis, saya selalu memulai dari satu pesan penting: lepas dulu overthinking-nya karena justru di titik itulah menulis menjadi mudah, mengalir, dan jujur.

    Banyak tokoh, profesional, bahkan pengusaha besar, ingin menulis buku tetapi terjebak dalam pertanyaan-pertanyaan yang membuat mereka berhenti sebelum mulai seperti:

    “Bagaimana kalau buku saya tidak laku?”
    “Bagaimana kalau tidak ada yang mau baca?” Bahkan ada yang khawatir, “Dikasih gratis pun mungkin tidak ada yang mau.”

    Belum lagi rasa takut buntu, takut salah, takut jelek—semuanya membuat proses menulis terasa berat.

    Padahal, inti dari menulis itu sederhana: tuliskan dulu jejak hidup Anda untuk generasi penerus. Anak, cucu, keluarga—mereka adalah pembaca pertama yang paling berhak mengenali perjalanan hidup Anda.

    Tidak perlu langsung membayangkan pembaca yang belum mengenal siapa Anda. Mulai saja dari yang paling dekat.

    Namun, menariknya di INDSCRIPT, kami melihat bahwa buku hari ini sudah melampaui sekadar rekam perjalanan hidup.

    Buku adalah Black Card—baik untuk masa kini maupun masa depan. Sebuah kartu akses yang membuka pintu-pintu peluang baru.

    Itu sebabnya kami tidak hanya membuat buku biografi. Kami menyusun buku dengan memetakan titik-titik strategis yang selaras dengan goal penulisnya. Misal, jika ada penulis yang ingin menjadi MC profesional—maka buku menjadi Black Card yang memperkuat positioning itu. Ada yang sedang mencari investor—buku menjadi alat kredibilitas yang meyakinkan. Ada yang ingin memperluas jejaring bisnis—buku menjadi pintu kolaborasi.

    Di INDSCRIPT, setiap buku bukan hanya cerita; ia adalah strategic tool dan saya selalu percaya: selama overthinking dilepas, setiap orang bisa menulis buku yang bukan hanya bercerita, tapi juga membuka jalan hidup baru

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleDalam Wawancara Forum AsMEN, Kompolnas Tegaskan Komitmen Awasi Kinerja Polri
    Next Article Gotong Royong Kalimulya: Sukses Gelar Maulid Nabi, Wujud Syiar Islam dan Kepedulian Sosial
    rakyatbersatu.redaksi
    rakyat
    • Website

    Related Posts

    TERKINI

    Perawatan Kecantikan Datang ke Rumah, 22 Peserta Bekasi Ikut Home Visit Aetozee

    Maret 18, 2026
    TERKINI

    Promo Lebaran Glowing di Aetozee Aesthetic, Perawatan Kulit Harga Spesial

    Maret 6, 2026
    TERKINI

    Lawang Pitu dan Areng Arkad, Duo Kreatif di Balik ‘Anugerah Harmoni’

    Februari 16, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Demo
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Beranda
    • Tulis Berita
    © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.